l1. Makna Keadilan
Keadilan merupakan suatu hasil pengambilan keputusan yang mengandung kebenaran, tidak memihak, dapat dipertanggungjawabkan dan memperlakukan setiap orang pada kedudukan yang sama di depan hukum. Perwujudan keadilan dapat dilaksanakan dalam ruang lingkup kehidupan masyarakat, bernegara dan kehidupan masyarakat intenasional.
Keadilan dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang tidak berdasarkan kesewenang-wenangan. Keadilan juga dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang didasarkan norma-norma, baik norma agama maupun hukum. Keadilan ditunjukkan melalui sikap dan perbuatan yang tidak berat sebelah dan memberi sesuatu kepada orang lain yang menjadi haknya.
Untuk membina dan menegakkan keadilan kita sebaiknya mengetahui berbagai aturan yang tercermin dalam berbagai teori. Ada tiga orang filsuf terkenal yang mengemukakan teorinya mengenai keadilan tersebut. Ketiga filsuf itu adalah Aristoteles, Plato dan Thomas Hobbes.
Teori keadilan menurut Aristoteles
Dalam teorinya, Aristoteles mengemukakan lima jenis perbuatan yang dapat digolongkan adil. Kelima jenis keadilan yang dikemukakan Aristoteles adalah sebagai berikut:
a. Keadilan komutatif. Keadilan secara komutatif adalah perlakuan terhadap seseorang dengan tidak melihat jasa-jasa yang dilakukannya.
b. Keadilan distributif. Keadilan distributif adalah perlakuan terhadap seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah dilakukannya.
c. Keadilan kodrat alam. Keadilan kodrat alam adalah memberi sesuatu sesuai dengan yang diberikan orang lain kepada kita.
d. Keadilan konvensional. Keadilan secara konvensional adalah keadilan apabila seorang warga negara telah menaati segala peraturan perundang-undangan yang telah diwajibkan.
e. Keadilan menurut teori perbaikan. Perbuatan adil menurut teori perbaikan apabila seseorang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercemar.
Teori keadilan menurut Plato
Dalam teorinya, plato mengemukakan dua jenis keadilan. Kedua jenis keadilan itu adalah:
a. Keadilan moral. Suatu perbuatan dapat dikatakan adil secara moral apabila telah mampu memberikan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajibannya.
b. Keadilan prosedural. Suatu perbuatan dikatakan adil secara prosedural apabila seseorang telah mampu melaksanakan perbuatan adil berdasarkan tata cara yang telah diharapkan.
Teori keadilan menurut Thomas Hobbes
Suatu perbuatan dikatakan adil apabila telah didasarkan pada perjanjian yang telah disepakati.Mengenai teori keadilan ini, Notonegoro menambahkan keadilan legalitas atau keadilan hukum, yaitu suatu keadaan dikatakan adil jika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Senin, 25 Mei 2015
Senin, 11 Mei 2015
Manusia dan Penderitaan
Penderitaan.
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin.
Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan.
Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala Seseorang yang Mengalami Kekalutan Mental
-Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing,
sesak napas, demam, nyeri pada lambung
-Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap Gangguan Kejiwaan
-Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bais jasmana maupun rohani
-Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
-Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan
Sebab-sebab timbulnya Kekalutan Mental
-Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurnaTerjadinya konflik sosial budaya
-Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Dari penderitaan menjadi bentuk fustasi antara lain :
-Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi Hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
-Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakanFiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
-Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lainIdentifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
-Narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain
-Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
sumber : http://oktaviareanty-kosepilmubudayadasar.blogspot.com
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin.
Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan.
Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala Seseorang yang Mengalami Kekalutan Mental
-Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing,
sesak napas, demam, nyeri pada lambung
-Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap Gangguan Kejiwaan
-Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bais jasmana maupun rohani
-Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
-Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan
Sebab-sebab timbulnya Kekalutan Mental
-Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurnaTerjadinya konflik sosial budaya
-Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Dari penderitaan menjadi bentuk fustasi antara lain :
-Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi Hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
-Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakanFiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
-Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lainIdentifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
-Narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain
-Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
sumber : http://oktaviareanty-kosepilmubudayadasar.blogspot.com
Senin, 04 Mei 2015
MANUSIA DAN KEINDAHAN
Pengertian Dari Keindahan
Kata keindahan berasal dari suku kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indah, pemandangan alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, tanaman, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.
Hubungan Antara Manusia dengan Keindahan
Manusia dan keindahan memang tak
bisa dipisahkan sehingga kia perlu melestarikan bentuk dari keindahan yang
telah dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun
seni pertunjukan) yang nantinya dapat menjadi bagian dari suatu kebudayaan yang
dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik. Kawasan
keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai
pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu
keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia.
Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan
siapa saja dapat menikmati keindahan.
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Sesuatu yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Karena itu hanya tiruan lukisan Monalisa yang tidak indah, karena dasarnya tidak benar. Sudah tentu kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep dalam seni. Dalam seni, seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan.
sumber: dkeyandari.over-blog.com
Don't forget to klik : www.gunadarma.ac.id
Senin, 20 April 2015
MANUSIA DAN PEMUJAAN
MANUSIA
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.
Menurut,
# ERBE SENTANU
Manusia adalah mahluk
sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan
yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain.
# PAULA J. C & JANET
W.
Kmanusia adalah mahluk
terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas
keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan
unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan
PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada
Tuhannya yang di wujudkan dalam bentuk komunikasi ritual.Kecintaan manusia
kepada Tuhan tidak dapat di pisahakan dari kehidupan manusia.Hal ini adalah
karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang
sebenarnya.Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi
dengan Tuhannya.Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya, mohon
perlindungan, mohon di limpahkan kebijaksanaan, agar di tunjukkan jalan yang
benar, mohondi tambahkan segala kekurangan yang ada padanya, da lain-lain.
Opini
: Ya dapat kita ketahui pemujaan sangat erat sekali dengan sang pencipta
manusia Tuhan Yang Maha Esa, akan tetapi ada beberapa kasus masih mempercayai
atau memuja leluhur dahulu kalah, mana kala mereka mempercayai bahwa jiwa
leluhur mampu memberikan keberuntungan bagi penyembah atau memuja mereka di suatu daerah di luar sana, dalam
pemikiran yang logis saat ini pemujaan leluhur sudah menjadi kebiasaan atau budaya yang mereka jalani di suatu daerah yang kita ketahui,
karna jaman mulai berkembang bahwa pemujaan seperti itu mulai dikatan musrik
atau menyekutukan Tuhan, dalam aspek agama bahwa sesungguhnya Tuhanlah yang sangat
layak di sembah karna dial ah yang mencitakan alam, dan seutuhnya di dunia ini, oleh sebab itu pemujaan sangat di perhatikan dalam aspek-aspek manusia bagaimana mereka kedepannya.
Senin, 13 April 2015
Unsur Cinta Kasih
PENGERTIAN CINTA KASIH
Menurut kamus umum bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.
Kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cnta kasih dapat diartikan sebaga perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kash mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalam rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusai, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab.
Menurut kamus umum bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.
Kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cnta kasih dapat diartikan sebaga perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kash mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalam rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusai, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab.
Pengertian tentang cinta dikemukakan juga oleh Dr Sarlito W. Sarwono dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu :
1.Keterikatan
2.Keintiman
3.Kemesraan
penjelasan:
1.keterikatan
adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia
2.keintiman
adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua
3.kemesraan
adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.
tidak semua unsur cinta itu sama kuatnya. kadang kadang ada yang keterikatannya sangat kuat tetapi keintiman atau kemesraannya kurang, cinta seperti ini mengandung kesetiaan yg kuat dan kecemburuan yang besar, sehingga dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan oleh kemesraan dan keintiman.
1) Pertama, Intimasi. Intimasi adalah aspek emosi dari cinta. Intimasi pada awal hubungan tumbuh dengan baik, tapi kalau tidak dirawat bisa menurun ke titik nol. Bila relasi dan komunikasi tidak bertumbuh dengan baik intimasi menjadi mati.
2) Kedua, Passion atau gairah. Ini adalah sisi motivasi dari segitiga cinta itu. Sisi gairah ini punya peranan penting bagi perkembangan fisiologis dan keinginan yang kuat untuk bersatu dengan yang dicintai. Pada mulanya passion bertumbuh cepat dan sangat kuat, sampai tidak lama kemudian passion ini jadi kebiasaan. Passion punya segi motivasi yang berkekuatan positif. Inilah yang memikat anda kepada seseorang. Ini cepat berkembang dan bisa juga cepat mati. Sisi negatifnya adalah jika hubungan sudah saling menyakitkan maka daya tarik tadi lama kelamaan memudar.
3) Ketiga, sisi komitmen. Ini merupakan sisi kognitif dari cinta. Komitmen adalah tekad untuk memelihara cinta. Komitmen ini bertumbuh mulai dari taraf nol saat pertama kali bertemu dengan yang dicintai, dan bertumbuh ketika semakin saling mengenal satu dengan lainnya. Kuncinya saling mengenal dan menghargai. Bila relasi melemah maka komitmen juga cenderung melemah.
Senin, 06 April 2015
Ilmu Budaya Dasar
IBD Yang Dihubungkan Dengan Prosa
Sinopsis 5cm
Penulis: Dhonny Dirghantoro
Penerbit: PT. Grasindo
umlah Halaman: 381
Tahun Pertama Terbit: 2005
Cerita
berawal dari sebuah tongkrongan lima orang yang mengaku “manusia-manusia agak pinter
dan sedikit tolol yang sangat sok tahu” yang sudah kehabisan pokok bahasan di
saat-saat nongkrong sehingga akhirnya cuma bisa ketawa-ketawa. Mereka adalah
Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Arial adalah sosok yang paling ganteng
diantara mereka. Riani pakai kacamata, cantik, cerdas, dan seorang N-ACH
sejati. Zafran seorang penyair yang selalu bimbang. Ian, badannya gendut subur,
kepalanya botak plontos. Genta dianggap “the leader”, dengan badan agak besar
dengan rambut agak lurus berjambul.
Picture of
You-nya The Cure terdengar lembut dari tape mobil Ian di sepanjang jalan
Diponegoro, Menteng. Lima orang di dalam mobil itu baru aja makan bubur ayam di
Cikini. Mereka sepakat, untuk entah keberapa kalinya, pergi ke rumah Arial.
Halaman rumah Arial luas dan asri. Semuanya teringat, tiga tahunan yang lalu
ketika mereka baru berempat dan belum jadi “Power Rangers”. Tiba-tiba, “Mungkin
sebaiknya kita nggak usah ketemu dulu,” Genta mengalirkan kalimat pendek. “Kita
ketemu lagi tanggal 14 Agustus yah,” Genta meyakinkan teman-temannya. “Pokoknya
nanti gue bikin reminder untuk tanggal 14 Agustus di handphone, tanggal 7
Agustus gue kasih tau planningnya aja lewat SMS, di mana kita akan ketemuan,”
lanjut Genta.
7 Agustus
jam 09.00 pagi, Genta mengirim SMS kepada 4 temannya. Selamat pagi semuanya gw
kangeeeen bgt sm kalian semua, sumpah! Tgl 14 agt nanti qta ktm di stasiun
kereta api senen jam 2 siang. Trus kl ada acara dr 14 – 20 Agustus lo batilin
dulu yaa. Please... ini yg hrs dibw kl gak ada minjem ya. Kan ada wkt seminggu:
Carrier. Bajuanget yg bnyk.senter dan batere. Makanan dan snack buat 4 hari....
kacamata item.betadine,obat.sendal sepatu.kl bs mulai hari ini olahraga kecil
kecilan, apalagi buat Ian.gitu aja ya.sampai ktm distasiun senen jam 2. Genta yg
lg kangen.
14 Agustus.
Satu lebih tiga puluh lima menit. Siang itu daerah Senen panas sekali. Di
stasiun Senen, Genta dengan bawaannya yang superbanyak, menikmati makan siang
di salah satu restoran Padang di situ. Tiba-tiba sosok Zafran terlihat oleh Genta
dengan carriernya yang gede, baju oranye menyala, celana pendek, dan kacamata
eighties ala Erik Estrada di film CHIPs-membuat Zafran terlihat nyentrik. Sosok
Ian dan Riani penuh senyum berlari kecil memasuki Restoran Padang. Arial datang
dengan membawa adiknya, Dinda.
Pukul
setengah tiga lebih, mereka berenam plus barang bawaan yang mirip rombongan
pecinta alam pun menuju ke kereta yang siap berangkat. Kereta ekonomi MATARMAJA
yang entah sudah berapa tahun melayani trayek Malang-Jakarta pulang pergi ini
tampak begitu tua dan kumuh, dengan kaca-kaca yang sudah pecah. Setelah
membereskan barang bawaan, mereka duduk berenam, berhadap-hadapan. Riani dan
Dinda duduk berhadapan di pojok dekat jendela. Genta di sebelah Riani
berhadapan dengan Arial, dan Zafran di sebalh Arial berhadapan dengan Ian. Lima
menit kemudian kereta pun mulai bergerak meninggalkan Stasiun Senen. Kereta
bergerak perlahan dengan sesekali mengeluarkan angin dari sambungan gerbongnya.
Ian lalu
lancar bercerita tentang jumpalitannya selama dua bulan. Ia yang pantang
menyerah, dua kali penolakan kuisionernya, menakjubkannnya Sukonto Legowo, Mas
Fajar, keriputnya tangan Papa-Mama, sidangnya, pokonya semua Ian ceritakan.
Arial mulai bercerita tentang Indy, wanita yang telah merebut hatinya, Indy
yang tampangnya biasa aja tapi enak dilihat dan nggak bikin bosen. Indy yang
selalu mengisi hari-hari Arial selama ini.
Setengah
malam telah lewat. Kereta tua yang tak kenal lelah itu mulai menyapa kota-kota
di Jawa Tengah, melaju cepat di atas tanah Jawa di malam hari. Jalan desa dan
jalan kota-kota tua yang damai dan sepi. Setengan tiga malam di Stasiun
Lempuyangan, Jogjakarta. Genta, Riani, Zafran, dan Dinda turun dari kereta,
menginjakkan kaki di ubin putih yang mulai kekuningan di stasiun Lempuyangan
Jogjakarta. Mereka berjalan ke toilet stasiun yang ada di antara para pedagan
yang masih mencari rezeki di malam yang terasa lain di hati mereka berempat.
Mereka
berempat segera berjalan masuk ke kereta. Perlahan tapi pasti, kereta mulai
berjalan meninggalkan Stasiun Lempuyangan. Kereta mulai melaju cepat melewati
hutan jati antara Madiun dan Nganjuk. Keenam anak manusia ini pun sudah dari
kantuknya, mulai bercanda lagi di kereta. Pagi di luar sangat cerah seakan
berdatangan menyambut rombongan yang jauh dari rumah ini.
Pukul
setengah tiga lebih mereka tiba di Stasiun Malang. Matahari sore yang sudah
enggan mengeluarkan panasnya datang menyambut. Sebelum meninggalkan kereta,
sekali lagi mereka pandangi kereta yang terdiam lelah setelah berlari seharian
penuh; kereta yang dalam diamnya telah banyak bercerita tentang beragam
manusia. Di stasiun Malang, rombongan pecinta alam itu menarik perhatian banyak
orang. Rasa pegal-pegal belum hilang benar dari badan mereka sehingga
mereka putuskan untuk duduk sebentar di bangku stasiun yang panjang-meluruskan
kaki dan menghilangkan penat.
Matahari
sore masih tersisa sedikit, menembus pepohonan di jalan desa kecil. Sore itu di
Tumpang banyak sekali kesibukan jip-jip menunggu pendaku yang mulai berdatangan
dengan berbagai macam tas carrier besar. Penampilan mereka mirip semua karena
memang mempunyai tujuan yang sama: MAHAMERU.
Mereka mulai
melangkah, menyusuri jalan berbatu desa yang akhirnya berbelok ke jalan setapak
kecil menuju ke punggung Mahameru. Perjalanan berlanjut menembus-mendaki
pinggir hutan punggung Mahameru.Dari ketinggian pinggiran lereng hutan
Mahameru, Ranu Kumbolo perlahan muncul seperti tetesan air raksasa yang jatuh
dari langit dan membesar di depan mereka.
Pukul 02.00
malam, dingin di atas tiga ribu meter. Rombongan itu berdiri di depan tenda.
Keenam anak manusia itu tertegun melihat Mahameru dalam gelap malam. Rombongan
mulai bergerak, berjalan melewati hutan cemara yang gelap. Puncak Mahameru
seperti sebuah gundukan pasir mahabesar dengan tebaran batu karang gunung di
mana-mana. Jalur pendakian terlihat terang dipenuhi sinar bulan dan cahaya
senter para pendaki mulai mendaki Mahameru.
Matahari
pagi tujuh belas Agustus pun terbit, sinar matahari yang hangat menyapa badan
dingin mereka. Keenam anak manusia itu seperti melayang saat menjejakkan kaki
di tanah tertinggi di Pulau Jawa. Waktu seperti terhenti, dataran luas berpasir
itu seperti sebuah papan besar menjulang indah di ketinggian menggapai langit,
di sekeliling mereka tampak langit biru-sebiru-birunya-dengan sinar matahari
yang begitu dekat. Awan putih berkumpul melingkar di bawah mereka di mana-mana,
asap putih tebal yang membubung di depan mereka sekarang terlihat jelas sekali
kepulannya. Para pendaki tampak berbaris teratur di puncak Mahameru. Di depan
barisan tertancap tiang bendera bambu yang berdiri tinggi sendiri dengan latar
belakang kepulan asap Mahameru dan langit biru.
”…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan…sehabis itu
yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalar lebih
jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih
banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering
melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras
dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa…percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu”
kata Zafran
dengan penuh yakin.
Sepuluh tahun kemudian,
Minggu pagi di secret garden. Keluarga besar itu berkumpul di bungalow secret
garden. Riani dan Dinda memejamkan matanya. Sekarang mereka menjadi seorang
ibu. Bungalow secret garden hari itu penuh dengan doa, mimpi, dan keyakinan
tulus di hati anak manusia. Semuanya saling pandang dan tersenyum hangat satu
sama lain.
(Sumber : http://abanggoyes.blogspot.com/2013/11/sinopsis-novel-5-cm.html)
1.
Prosa yang memberikan kesenangan
Kesenangan dan kekaguman saat membaca di
saat semua tokong yang sayang menyanyangi sehabatnya, serta merasa ikut terbawa
susasana di antara tokoh-tokoh yang berusaha berkorban untuk sahabat
2.
Prosa yang memberikan informasi
Memberikan informasi tentang nasionalisme
dan ketugahn hati para sahabat,dan juga kehidupan dimana seseorang sahabat sangat
berarti bagi kesehariannya
3.
Prosa yang mewariskan budaya
Budaya akan kebaikkan, nasionalisme, dan
mewariskan semangat saat pendakian pada tanggal 17 agustus
4.
Prosa yang memberikan keseimbangan wawasan
Wawasan tentang keadaan di bagian pulau jawa
tepatnya Gunung Mahameru
Langganan:
Postingan (Atom)